Lembak – Muara Enim
muaraenimaktual.com
Ambruknya tribun lapangan sepak bola Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim- Sumatera Selatan saat santer jadi perbincangan.
Pasalnya tribun desa Talang Nangka tersebut baru dibangun pada APBD Kabupaten Muara Enim 2025 dengan dana yang sangat fantastis yakni sebesar Rp. 1,18 Miliar.
Apalagi menurut warga setempat, ambruknya tribun tersebut bukan karena bencana alam
” Setahu kami, saat terjadi ambruknya tribun lapangan sepak bola desa Talang Nangka itu tidak ada bencana alam berupa angin kiat, itu bisa dibuktikan tidak ada satupun bangunan di Desa Talang Nangka yang ambruk, cuma tribun yang ambruk,” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya ini, Senin (16/02/2026).
” Berarti, memang bangunan tribun itu tersebut diduga bermasalah,” imbuhnya.
” Mungkin disitulah Tuhan ingin menunjukan melindungi warga Desa Talang Nangka, sehingga saat terjadi ambruk tidak ada satupun warga berada di tribun tersebut,” pungkasnya.
Senada juga diungkapkan aktivis Gelumbang Raya, Andre Kurniawan.
Ia pun mengatakan setahu dia tidak ada bencana alam berupa angin kuat atau sejenis puting beliung saat kejadian.
” Tidak ada bencana alam berupa angin kuat atau angin puting beliung saat kejadian,” ungkap Andre.
” Logikanya kalau ada bencana alam atau angin kuat berupa puting beliung tidak mungkin cuma tribun yang ambruk,” kata Andre.
Diketahui proyek pembangunan Tribun desa Talang Nangka Kecamatan Lembak itu dibangun menggunakan dana APBD Kabupaten Muara Enim 2025 sebesar Rp. 1.18 Miliar oleh CV Adhitya Nugraha.
Oleh sebab itu Andre dengan tegas meminta fihak yang berwenang untuk melakukan penyelidikan dan pengusutan terkait kasus ambruknya tribun di desa Talang Nangka tersebut.
” Kami minta kasus ambruknya tribun di Desa Talang Nangka itu dapat segera diusut, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta segera melakukan penyelidikan,” kata Andre
Bukan cuma itu, Andre pun mendesak fihak yang berkompen untuk melakukan bilack list terhadap perusahaan pelaksana pembangunan tribun di Talang Nangka tersebut.
” Kami minta kepada fihak yang berkompeten untuk mem-black list perusahaan yang mengerjakan proyek tribun tersebut,” tegas Andre.
Sebelumnya, terkait ambruknya tribun desa Talang Nangka Kecamatan Lembak tersebut, media ini sudah meminta tanggapan Bupati Kabupaten Muara Enim H Edison SH MHum, Sabtu (14/02/2026).
Orang nomor satu di Kabupaten Muara Enim ini mengatakan agar langsung konfirmasi ke Dinas Pemuda Dan Olah Raga Pemkab Muara Enim.
” Waalaikumussalam…langsung konfirmasi ke dispora dd,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (14/02/2025).
Edison menjelaskan kalau dirinya tidak sampai urusan teknis. Bahkan. Ia dengan tegas mengatakan kalau pembangunan tribun itu bukan pembangunan skala prioritas
” Kl kk dak sampai urusan teknis dek dan dak hafal kegiatan kecuali giat prioritas 🙏,” tulis Edison melalui pesan WhatsApp.
Sedangkan Kepala Dinas Dispora Pemkab Muara Enim, PPK Proyek Tribun, Yayan hingga pemborongnya AC, saat dikonfirmasi sampai saat ini tidak memberikan respon (Red)












