Muara Enim
muaraenimaktual.com
Baru setahun dikerjakan, Jalan Menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Muara Enim saat ini sudah mulai rusak. Padahal akses jalan tersebut jarang dilintasi kendaraan.
Untuk diketahui proyek Menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Muara Enim ini dikerjakan pada APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2024 dengan nilai dana Rp 2,8 Miliar lebih.
Hal itu diungkapkan salah seorang kontrol sosial Kabupaten Muara Enim, Dirmanto kepada tim media.
” Saya melihat akses jalan Menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Muara Enim sudah mengalami kerusakan, padahal akses jalan itu baru dibangun pada tahun anggaran 2024 lalu, baru sekitar setahun,” ujar Dirmanto.
Lanjut Dirmanto, kerusakan akses jalan itu kuat dugaan karena kualitas dan mutu pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi, mengingat akses jalan itu jarang dilintasi kendaraan berat.
Bukan cuma itu, kata Dirmanto, dirinya juga menduga proyek jalan Menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Muara Enim itu terindikasi mark up.
Dirinya pun meminta BPK dan APH untuk menelusuri proyek jalan Menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Muara Enim itu karena kuat dugaan ada perbuatan merugikan negara pada proyek tersebut.
” Saya minta pihak BPK dan APH untuk melakukan pemeriksaan ke lokasi, karena ada indikasi kuat telah terjadi perbuatan merugikan negara pada proyek jalan itu,” ucap Dirmanto
Dirmanto menuturkan lagi, kuat dugaan pembangunan proyek jalan itu mulai dari kualitas dan mutu sangat diragukan sekali. Buktinya proyek yang baru dibangun satu tahun itu kondisinya saat ini sudah mengalami kerusakan. Itu membuktikan mutu dan kualitas pekerjaan proyek itu sangat rendah.
Tentunya, kata Dirmanto, adanya temuan itu, pihak kontraktor, PPK dan pengawasan Dinas PUPR Muara Enim bertanggung jawab.
“Diduga pihak kontraktor yang mengerjakan proyek ini asal jadi, karena itu PPK dan pengawasan Dinas PUPR Muara Enim harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Mendapat informasi itu, tim media pun segera meluncur ke lokasi, Kamis (28/08/2025).
Pantauan langsung di lokasi, apa yang disampaikan Dirmanto mengandung kebenaran.
Tampak, Kondisi jalan yang baru dibangun pada tahun anggaran 2024 itu, sudah mengalami kerusakan. Terlihat sudah beberapa titik mengalami keretakan dan rusak padahal akses jalan ini jarang dilintasi kendaraan berat.
Sementara itu terkait dugaan ini, Kepala Dinas PUPR Pemkab Muara Enim saat dikonfirmasi nomor hp nya +62 852-69**-19*”tidak pernah aktif (Red)












