Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi Ke Badan Intelijen Negara (BIN).

Jakarta
muaraenimaktual.com

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Agus Subiyanto, memutasi sejumlah perwira tinggi (Pati) untuk menempati jabatan strategis di lingkungan Badan Intelijen Negara (BIN). Mereka merupakan bagian dari 286 perwira TNI yang masuk dalam daftar mutasi terbaru yang ditetapkan oleh Panglima TNI.

Berdasarkan informasi yang diterima AJNN, Kamis, 30 Oktober 2025, mutasi dan promosi jabatan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, yang ditetapkan pada Selasa, 30 September 2025 dilansir dari ajnn.net

Para perwira yang mendapat penugasan di BIN terdiri dari perwira berpangkat Kolonel hingga Mayor Jenderal (Mayjen) TNI. Mereka akan bertugas di bawah komando Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, untuk memperkuat sinergi antara lembaga pertahanan dan intelijen.

Berikut daftar perwira TNI yang dimutasi ke BIN:

1. Mayjen TNI Rachmad Pudji Susetyo, dari Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN menjadi Analis Intelijen Ahli Madya pada Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan BIN.

2. Brigjen TNI Sunoto, dari Agen Intelijen Ahli Madya pada Direktorat Telematika Deputi Bidang Intelijen Teknologi BIN menjadi Staf Ahli Bidang SDA dan Lingkungan Hidup BIN.

3. Brigjen TNI Taufiq Shobri, dari Waaster KSAD Bidang Binter menjadi Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN.

4. Brigjen TNI Eko Nursanto, dari Staf Khusus KSAD menjadi Agen Intelijen Ahli Madya pada Direktorat Kontra Separatisme dan Konflik Deputi Bidang Kontra Intelijen BIN.

4. Kolonel Inf. Kurniawan, dari Pamen Denmabesad menjadi Direktur Analis Ipolsosbud pada Deputi Bidang Analis dan Produksi BIN.

Mutasi ini disebut sebagai langkah penyegaran organisasi dan upaya optimalisasi kinerja TNI serta memperkuat koordinasi antara TNI dan BIN dalam menjaga stabilitas nasional.

Selain ke BIN, sejumlah perwira lainnya juga mengalami rotasi jabatan di lingkungan Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, sebagai bagian dari penataan struktur dan peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas pertahanan negara.(Red)